http://www.youtube.com/watch?v=uUeBAj-fg-o

Salah Satu Monyet Terlangka di Dunia ada di Indonesia

Please log in or register to like posts.
Video

Kedih (Presbytis thomasi) adalah spesies primata yang tergolong dalam famili Cercopithecidae. Hewan ini merupakan hewan endemik di utara Sumatra, Indonesia. Habitat alaminya adalah hutan tropis kering atau subtropis. Hewan ini terancam oleh pengrusakan habitat. Nama aslinya adalah reungkah di Aceh dan kedih di Alas.

Secara alami, mereka biasanya hidup berkelompok dengan jumlah sekitar 10 ekor kedih, meliputi satu jantan dan enam betina, ditambah beberapa anak-anaknya. Seperti spesies hewan kebanyakan, spesies jantan selalu melindungi kelompoknya dari ancaman spesies lain atau pun dari intervensi Kedih jantan lain.

Monyet Kedih memiliki perilaku yang unik, salah satunya yaitu suara vokal yang kuat dan tiap-tiap kelompok Kedih dapat mengenali anggota kelompok masing-masing dengan suara vokalnya tersebut. Biasanya, pada malam hari sering terdengar suara monyet Kedih yang bersaut-sautan guna mengumpulkan para anggotanya setelah mereka menjelajah area hutan.

Monyet / Lutung Kedih merupakan salah satu spesies Monyet terlangka di dunia yang keberadaanya kini hanya di beberapa tempat & termasuk dalam 16 spesies Monyet yang dilindungi di Indonesia.
—————————
Yang melanggar peraturan akan dikenakan UU:
1. Pasal 1 Angka 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (“UU 5/1990”) memberikan definisi satwa, yakni semua jenis sumber daya alam hewani yang hidup di darat dan/atau di air, dan/atau di udara.
2. Kemudian, Pasal 20 ayat (1) UU 5/1990 menggolongkan jenis satwa, yang selengkapnya pasal tersebut berbunyi:
“Tumbuhan dan satwa digolongkan dalam jenis:
a. Tumbuhan dan satwa yang dilindungi;
b. Tumbuhan dan satwa yang tidak dilindungi.”
3. Pasal 4 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa (“PP 7/1999”) bahwa satwa yang dilindungi adalah sebagaimana terlampir dalam Peraturan Pemerintah
4. Pasal 21 ayat (2) UU 5/1990
—————————
SANKSI PIDANA:
Sanksi pidana bagi orang yang sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) adalah pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) (Pasal 40 ayat [2] UU 5/1990). Salam lestari.
—————————
Official Account Kami:
[1] Instagram: @indoflashlight [https://www.instagram.com/indoflashlight/]
[2] Facebook: indoflashlight [https://www.facebook.com/indoflashlightid/]
[3] YouTube: INDOFLASHLIGHT [https://www.youtube.com/indoflashlight]
[4] Twitter: @indoflashlight [https://twitter.com/indoflashlight]
[5] Pinterest: INDOFLASHLIGHT [https://id.pinterest.com/indoflashlight/]
[6] Website: [https://www.indoflashlight.org/]

(Visited 3 times, 1 visits today)

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *