Forest Cam – Ragam Satwa di Hutan Tapanuli Sumatera Utara Indonesia [Episode #01]

Please log in or register to like posts.
Video

Forest Cam – Penampakan Satwa Liar di Hutan Indonesia [Episode #02]: https://youtu.be/ELLhVM8JGQ4
———————————–
Ini merupakan kumpulan data dari kamera tersembunyi yang diambil di Hutan Tapanuli (Batang Toru), Sumatera Utara oleh Staf Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) dan Program Konservasi Orang utan Sumatra (SOCP). Kawasan ini merupakan hutan primer dan terdapat satwa liar, hutan ini luasnya sekitar 130.000 hektar, namun, sampai saat ini sangat disayangkan semakin dirambah manusia, pertambangan dan perburuan ilegal lainnya.

Hutan Tapanuli tidak dikenal luas dalam skala global atau bahkan di Indonesia dalam hal ini. Semoga video ini bisa membuka mata hati kita semua bahwa betapa kayanya hutan kita dan tentunya perlu di jaga. Video ini juga akan menampilkan keanekaragaman hayati dari hutan ini, dengan harapan bahwa YEL, Pan-Eco, SOCP dan LSM lainnya yang berkontribusi akan dapat mengamankan masa depannya sebagai surga bagi flora dan fauna di Indonesia.
#forestcam #satwalangka
———————————–
PERHATIAN!
DILARANG KERAS MENANGKAP, MELUKAI, MEMBUNUH, MENYIMPAN, MEMILIKI, MEMELIHARA, MENGANGKUT, DAN MEMPERJUAL BELIKAN SATWA ENDEMIK INI KARENA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG NO 05 TAHUN 1990 TENTANG KONSERVASI SUMBERDAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA.
———————————–
Mari mengenali satwa dan tumbuhan yang dilindungi UU, agar kita semua paham dan tidak ketinggalan informasi. Bukan tanpa sebab satwa dan tumbuhan ini dilindungi, karena memang populasinya yang terancam punah dan hanya bisa di temukan di beberapa daerah. Jangan diburu untuk kepentingan pribadi atau golongan, satwa ini berhak hidup bebas di alamnya.
———————————–
Yang melanggar peraturan akan dikenakan:
1. Pasal 1 Angka 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (“UU 5/1990”) memberikan definisi satwa, yakni semua jenis sumber daya alam hewani yang hidup di darat dan/atau di air, dan/atau di udara.
2. Kemudian, Pasal 20 ayat (1) UU 5/1990 menggolongkan jenis satwa, yang selengkapnya pasal tersebut berbunyi:
“Tumbuhan dan satwa di golongkan dalam jenis:
a. Tumbuhan dan satwa yang dilindungi;
b. Tumbuhan dan satwa yang tidak dilindungi.”
3. Pasal 4 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa (“PP 7/1999”) bahwa satwa yang dilindungi adalah sebagaimana terlampir dalam Peraturan Pemerintah
4. Pasal 21 ayat (2) UU 5/1990
———————————–
SANKSI PIDANA:
Sanksi pidana bagi orang yang sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) adalah pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) (Pasal 40 ayat [2] UU 5/1990). Salam lestari.
———————————–
Berbagi informasi juga melalui:
IG] https://www.instagram.com/indoflashlight/
FB] https://www.facebook.com/indoflashlightid/
YT] https://www.youtube.com/indoflashlight/
Tweet] https://twitter.com/indoflashlight/
Pint] https://id.pinterest.com/indoflashlight/
Website] https://www.indoflashlight.org/
———————————–

(Visited 1 times, 1 visits today)

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *